Berkelana Kemana jiwaku terhantar
Tatkala seucap Cinta telah ku lontar
Aku jalani dan terus aku jalani
Meski keraguan hati menggebu
Laksana ombak deras yang menghempas
Aku berhenti sejenak
Merenungkan tanda tanya
yang setiap waktu mengetuk pintu kalbu
Adakah ketulusan ?
Aku mencari dan terus mencari
Bersama gelap langkahku
Aku pilu dan terus meragu
Meski telah kau simpan pelangi di hati
Meski telah engkau ijinkan hatimu menjadi rumah hatiku
Selalu muncul tanya di benaku
Benarkah semua ini ?
Biarlah sang pengatur waktu
yang berikan jawaban
Dan biarlah pula
Aku terus mencari
Hingga kutemukan terang
Laksana rembulan menunggu mentari
By : penyair.com
Artikel Populer
-
Oleh : Riwayat Dan (Ingatlah) ketika Luqman Berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, jangan...
-
Alhamdulillah, salawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam , keluarga, dan sahabatnya. Anda tela...
-
“Tiba-tiba lelaki yang ku kenal baik berubah menjadi buas, aku pun tak berdaya untuk melawan dan… akhirnya kesucianku terenggut.!!!” Beg...
-
Pakde saya paling tidak suka Jakarta. Panas, sumpek dan jalanannya yang selalu macet. Itu alasannya. Suatu ketika, ia terheran-heran meli...
-
Tentunya setiap wanita Muslimah ingin menjadi ahli Surga. Pada hakikatnya wanita ahli Surga adalah wanita yang taat kepada Allah dan Rasu...
-
Walai rinduku merintih,, kecintaan. Duduk termenung hanya bIngung,, kerinduan. Walaupun jauh dari nyata kasih dan sayang. Telah lama k...
-
Alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu ‘ala Rosulillah wa ‘ala alihi wa shohbihi ajma’in. Betapa banyak orang yang terkesima dengan kilauan h...
-
Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu. Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya, dan kematia...
-
Pacaran dilarang dan diharamkan dalam Islam. Cukuplah firman-firman Allah berikut ini yang menunjukkan akan keharamannya: “Dan janganlah...
-
Oleh : Soleh Amini Yaman Jika anak dibesarkan dengan celaan, Ia belajar memaki. Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, Ia belaj...





Posting Komentar