Oleh: Badrul Tamam
Wahai saudariku, aku yakin bahwa engkau sudah mengetahui hukum shalat lima waktu. Ia adalah kewajiban yang Allah turunkan dari atas langit ke tujuh. Ia merupakan rukun kedua dari rukun Islam yang lima, rukun Islam amali yang paling besar sesudah dua kalimat syahadat.
Shalat memiliki kedudukan yang tinggi di antara macam-macam ibadah dalam Islam. Bahkan kedudukannya tidak bisa disamai dengan ibadah selainnya. Shalat adalah tiang agama yang tidak bisa tegak dien ini tanpanya.
Allah telah memerintahkannya sesudah perintah mentauhidkanNya. Firman Allah Ta’ala:
وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ وَذَلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ
“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.” (QS. Al-Bayyinah: 5)
Shalat juga menjadi ciri khas utama bagi kaum mukminin dan mukminat, Allah ‘Azza wa Jalla berfirman:
وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَيُطِيعُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ أُولَئِكَ سَيَرْحَمُهُمُ اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ
“Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang makruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. At-Taubah: 71)
Allah juga berfirman tentang orang yang menyia-nyiakan shalat, tidak memperhatikan akan syarat dan rukunnya, tidak menunaikan tepat pada waktunya, serta sering meninggalkannya;
فَخَلَفَ مِنْ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلَاةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا
“Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan.” (QS. Maryam: 59)
Hadits-hadits yang menunjukkan akan keutamaannya sangat banyak sekali. Diriwayatkan dari Nabi SAW akan kekufuran orang yang meninggalkan shalat dengan sengaja melalui sabdanya:
بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَ الْكُفْرِ تَرْكُ الصَّلاَةِ
“(Perbedaan) antara seorang muslim dan kafir, (ketika) meninggalkan shalat.” (HR. Muslim)
Dan kaum wanita masuk dalam hukum ini. Ada juga sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang lebih jelas menerangkan bahwa orang yang meninggalkan satu shalat saja dengan sengaja akan menghapuskan amal shalihnya. “Siapa yang meninggalkan shalat ‘Ashar, pasti amalnya terhapus.” (HR. al-Bukhari)
Shalat adalah amalan yang pertama kali akan dihisab (dihitung) atas hamba pada hari kiamat. Dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhushallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: berkata: aku mendengar Nabi
“Sesungguhnya yang pertama kali akan dihisab dari amal hamba adalah shalat. Jika shalatnya baik ia benar-benar telah beruntung dan sukses. Dan jika shalatnya rusak benar-benar telah celaka dan merugi.” (HR. at-Tirmidzi dan an-Nasa’i).
Harapan
Setelah mengetahui hukum shalat dan besarnya dosa orang yang meninggalkannya. Maka selayaknya, kaum muslimah memperhatikan urusan shalat. Jangan menelantarkannya karena alasan aktifitas-aktifitas yang lain.
Namun sebagian wanita muslimah, baik ibu-ibu atau yang masih gadis, sering meninggalkan shalat karena kebodohannya terhadap kedudukannya, atau karena meremehkan dan bermalas-malasan, atau terpaksa meninggalkannya karena kesibukan rumah tangga dan mengurus anak-anaknya, alasan pekerjaan, mengajar, dan alasan-alasan lainnya. Kami memohon kepada Allah untuk melimpahkan hidayah dan kebaikan untuk Anda wahai saudariku kaum muslimah!
Artikel Populer
-
Oleh : Riwayat Dan (Ingatlah) ketika Luqman Berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, jangan...
-
Alhamdulillah, salawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam , keluarga, dan sahabatnya. Anda tela...
-
“Tiba-tiba lelaki yang ku kenal baik berubah menjadi buas, aku pun tak berdaya untuk melawan dan… akhirnya kesucianku terenggut.!!!” Beg...
-
Pakde saya paling tidak suka Jakarta. Panas, sumpek dan jalanannya yang selalu macet. Itu alasannya. Suatu ketika, ia terheran-heran meli...
-
Tentunya setiap wanita Muslimah ingin menjadi ahli Surga. Pada hakikatnya wanita ahli Surga adalah wanita yang taat kepada Allah dan Rasu...
-
Walai rinduku merintih,, kecintaan. Duduk termenung hanya bIngung,, kerinduan. Walaupun jauh dari nyata kasih dan sayang. Telah lama k...
-
Alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu ‘ala Rosulillah wa ‘ala alihi wa shohbihi ajma’in. Betapa banyak orang yang terkesima dengan kilauan h...
-
Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu. Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya, dan kematia...
-
Pacaran dilarang dan diharamkan dalam Islam. Cukuplah firman-firman Allah berikut ini yang menunjukkan akan keharamannya: “Dan janganlah...
-
Oleh : Soleh Amini Yaman Jika anak dibesarkan dengan celaan, Ia belajar memaki. Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, Ia belaj...





Posting Komentar